Tips Berpuasa Bagi Penderita Maag

Tips Berpuasa Bagi Penderita Maag

Berikut Ini Beberapa Tips Berpuasa Bagi Penderita Maag Yang Ingin Berpuasa!

Tips Berpuasa Bagi Penderita Maag – Untuk orang yang sehat, menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh mungkin tidak menjadi masalah. Tapi, bagi yang mempunyai penyakit maag, mungkin akan merasa waswas jika ingin berpuasa. Karena bisa saja penyakit lambung bertambah semakin parah. Tapi jika Anda menanti aturan-aturan makanan yang sehat, berpuasa aman untuk penderita maag.

Sakit maag atau dispepsia merupakan istilah, yang digunakan untuk menggambarkan sejumlah gejala tidak nyaman pada perut. Seperti : lambung perih, perut begah, kembung, hingga sensasi terbakar di ulu hati. Beragam hal bisa memicu kambuhnya maag, dari mulai pola makan tidak teratur, konsumsi makanan yang mengandung gas, stres hingga emosi.

Bagi Toppers yang memiliki sakit maag, pasti tahu bagaimana sulitnya mengatur pola makan untuk menghindari naiknya asam lambung yang berakibat kambuhnya sakit maag. Apalagi jika harus menjalani ibadah puasa saat Ramadan, tentu pengaturan pola makan harus diperhatikan sedemikian rupa untuk menghindari kambuhnya penyakit maag di tengah-tengah ibadah puasa. Selain itu, jangan lupa menghindari berbagai pantangan. Agar puasa lancar dan maag tidak kambuh saat berpuasa, berikut tips-tips bagi penderita maag menjalani puasa!

Tips Berpuasa Bagi Penderita Maag

Berikut ini ada beberapa Tips Berpuasa Bagi Penderita Maag diantaranya :

  • Hindari Stress

Terlepas dari puasa atau tidak, stress adalah salah satu hal yang bisa memicu meningkatnya produksi asam lambung. Stress pada saat sedang berpuasa akan memperparah kondisi lambung yang tengah kosong dan akan memicu kambuhnya gejala maag.

  • Konsumsi Makanan yang Lambat Dicerna saat Sahur

Agar lambung tidak kosong dan tetap terisi pada saat puasa, salah satu cara yang bisa Toppers lakukan adalah dengan memilih makanan-makanan yang memerlukan waktu lama untuk dicerna.

Contoh dari makanan yang lambat dicerna adalah pisang yang kaya akan potasium dan karbohidrat magnesium, kacang almon yang kaya protein dan serat, serta kurma yang juga mengandung serat, potasium dan juga magnesium.

  • Air Putih saja Nggak Cukup

Untuk memperlancar ibadah puasa, asupan cairan yang cukup tentu penting. Namun, bagi penderita maag, asupan 8 gelas air per hari saja nggaklah cukup. Sebagai pelengkap, minumlah segelas susu pada saat sahur untuk meminimalisir gejala maag dan ulkus peptik.

Meminum jus buah yang tak asam dan kaya kalium seperti pisang juga sangat dianjurkan pada saat sahur.

  • Jangan Sahur Terlalu Dini, Hindari Terlambat Berbuka Puasa

Bagi penderita maag yang berpuasa, jadwal makan harus sangat ketat diperhatikan. Sahurnya mendekati waktu imsak, hindari terlalu cepat sahur. Makanlah makanan sahur perlahan.

Pada saat waktu buka puasa, segeralah berbuka. Hindari terlambat berbuka puasa. Meskipun kamu tengah sibuk atau ada keperluan lainnya, paling tidak makanlah sedikit makanan ringan berkarbohidrat.

  • Tidak Boleh Makan Terburu-buru

Sebaiknya, saat berbuka maupun sahur kamu dianjurkan mengonsumsi makanan secara perlahan-lahan. Jangan terburu-buru, karena makan terlalu cepat bisa menyakiti lambung kamu dan membuatnya bekerja keras.

Kunyah lah makanan secar perlahan hingga halus, agar lambung bisa menerima makanan yang lebih lembut dan tidak bekerja terlalu keras.

  • Jangan Langsung Tidur Setelah Makan

Kebanyakan orang tidak bisa menghindari kegiatan yang satu ini, yaitu tidur setelah makan sahur ataupun makan malam. Padahal, bila pola ini tidak dirubah akan sangat tidak baik bagi kesehatan, apalagi bagi penderita maag. Pada dasarnya kinerja lambung akan berjalan dengan normal disaat mulai beraktifitas, dan kinerja lambung akan lambat menurun disaat tertidur. Dengan begitu, bila sehabis makan langsung tidur akan membuat pencernaan tidak sehat dan bisa memicu maag menjadi kambuh. 

Posted by : Manfaat Sarang Semut Papua  

Tips Berpuasa Bagi Penderita Maag

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*